Senin, 01 Juli 2013

pembaharuan dibidang puisi

       pembaharuan dibidang puisi, siapa tokohnya dan sebutkan karyanya !
Peta perpuisian Indonesia berhenti di tangan Sutardji. Penggebrakan generasi sebelumnya terasa belum banyak berarti. Afrizal Malna yang dianggap lokomotif Angkatan 2000 di bidang puisi, hanya mencari kedalaman kata. Gejala mempengaruhi antargenerasi memang kerap terjadi, dalam bidang apapun.
Bisa dilihat, bagaimana Afrizal yang mengakui dirinya terpengaruh sajak Goenawan Muhammad, di awal kepenyairannya. Hal ini, berbeda dengan dunia Cerpen atau agar lingkupnya lebih luas, saya lebih enak menyebutnya sebagai dunia prosa. Gaya kepenulisan yang disuguhkan senantiasa berbeda.
1.       Afrisal Malna
Sajak :
a.       Abad yang Berlari (1984)
b.      Mitis-Mitis Kecemasan (1985)
c.       Yang Berdiam dalam Mikropon (1990)
d.      Arsitek Hujan (1995)
e.      Kacung dari Taman (1999)
f.        Yang tak Bersih (2000)
2.       Seno Gumira Ajidarma
Sajak :
a.       Granat dan Dinamit (1975)
b.      Mati Mati Mati (1975)
c.       Bayi Mati (1978)
3.       Dorothea Rosa Herliany
Puisi :
a.       Mimpi Gugur Daun Zaitun (1999)
4.       Gustaf Sakai
Puisi :

a.       Sangkar Daging (1997)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar